Jumat, 19 September 2014

Tutorial Skin Selector GTA SA

Tutorial Skin Selector GTA SA

MOD ini bisa mengubah skin CJ Carl Johnson menjadi skin apa saja yang kita mau. MOD ini menggunakan cleo3 atau cleo4.

Alat & Bahan

3. Contoh Skin >> Leon Resident Evil 6 
5. Niat & Tekad yang kuat
6. Wajah tampan...

Step By Step

1. Instal cleo setup yang sudah didonlot tadi
2. Ekstrak skin selectornya..
3. Masukan "skin.img" & "Skin Selector.cs" ke folder CLEO GTA SAmu, dan replace "gta.dat" ke folder misal (D:\Games\GTA San Andreas\GTA San Andreas\data\replace di sini).
NOTE : Disarankan untuk melakukan backup file "gta.dat" agar anda tidak galau jika terjadi kesalahan.
4. Mainkan GTA SA. Untuk ganti skin tekan tombol TAB+E atau TAB+Q

Untuk menambah skin, kita bisa memasukan file (.txd) & (.dff) dari skin yang kita punya (bisa cari di Google, banyak kok). Caranya adalah sama dengan kita MOD kendaraan atau lainnya yaitu menggukan Alci's IMG Editor, jika belum tahu caranya klik disini.
NOTE : jika terjadi crash saat bermain GTA SA berarti anda salah memasukan skin ke file "skin.img" atau skin yang anda masukan terlalu banyak. 

WARNING : Don't Steal Anything From This Blog Without My Permission Or Your IP Will Be Hacked...!!!


Selasa, 16 September 2014

Tutorial Setting ENB GTA SA (Sederhana)

Tutorial Setting ENB GTA SA (Sederhana)

Pada ENB GTA SA terdapat file "enbseries.ini" yang bisa kita setting sesuai kemauan kita sendiri. Buka "enbseries.ini" menggunakan Notepad atau sejenisnya.











 WARNING : Don't Steal Anything From This Blog Without My Permission Or Your IP Will Be Hacked...!!!


Cleo Cheat Menu GTA SA

Cleo Cheat Menu GTA SA 

Cleo cheat menu adalah sebuah mod cleo atau cleo script yang memakai bahasa pemrograman C# & C++ yang memungkinkan player dapat mengakses berbagai cheat dalam GTA San Andreas. Dalam cheat menu ini terdapat banyak cheat yang dapat diakses, contoh (Cheat Player, Cheat Kendaraan, Cheat Senjata, Cheat Gang, Miscellanious termasuk Skin Selector & Teleport to Marker atau cheat teleport).






NOTE : Sebelum bisa memasang MOD ini, GTA SA kalian minimal harus sudah terinstal Cleo3 atau lebih baik Cleo4
Alat & Bahan
1. Cleo4 Setup
2. Cleo Cheat Menu
3. GTA SA

Instalasi MOD & Cara Pakai :
1. Instal cleo 4 yang sudah didonlot tadi, jika sudah di folder instalasi GTA SA kalian akan ada folder "CLEO"
2. Ekstrak Cleo Cheat Menu yang sudah didonlot tadi
3. Masukan file cheats.cs ke dalam folder CLEO & masukan file cheats.fxt ke dalam folder CLEO_TEXT
NOTE : Folder "CLEO_TEXT" terdapat didalam folder CLEO
4. Mainkan GTA SA. Untuk mengaktifkan cheat menu tekan "CTRL+C" saat bermain game


WARNING : Don't Steal Anything From This Blog Without My Permission Or Your IP Will Be Hacked...!!!



Jumat, 12 September 2014

Modding Texture Di GTA San Andreas

Tutorial Modding Texture Di GTA San Andreas

Dalam GTA SA terdapat sebuah file yang dengan format (.img) seperti "gta3.img" "gta_int.img" & "player.img". Didalam file tersebut terdapat file (.txd) & (.dff), fungsi dari file tersebut adalah sebagai tekstur bangunan, kendaraan, senjata dan lainnya. Kali ini saya akan menjelaskan bagaimana cara MOD file tekstur tersebut.

Alat & Bahan : 

2. File .txd dan .dff dari tekstur yang akan diMOD misalkan .txd & .dff dari sebuah mobil
3. GTA SA
4. Tekad & Niat yang kuat..
5. Wajah tampan...

NOTE : Sebelum modding biasakan melakukan backup file yang akan di MOD seperti gta3.img dan sebagainya, agar bila terjadi kesalahan bisa direstore kembali dengan yang asli.

Step By Step

1. Buka Alci's IMG Editor yang sudah didonlot tadi
SS
2. Buka file .img yang akan di MOD teksturnya, semisal kita akan modding sebuah mobil jadi buka file gta3.img


Jika sudah akan terlihat seperti ini
3. Tekan tombol Import (remove if exist)
4. Lalu pilih file .txd & .dff yang akan di import, lalu tekan tombol Open
Contoh>>

5. Jika sudah tekan tombol Reload
6. Lalu tekan tombol Rebuild & Save

7. Exit Alci's IMG Editor lalu mainkan GTA SA anda
NOTE : Jika mengalami crash berarti file .txd atau .dff yang di import mengalami corrupt atau tidak cocok dengan file yang aslinya
Solusi : Restore kembali file gta3.img yang sudah di backup tadi dan coba MOD ulang..

WARNING : Don't Steal Anything From This Blog Without My Permission Or Your IP Will Be Hacked..!!!


Modding Sound Di GTA San Andreas

Tutorial Modding Sound Di GTA San Andreas

Alat & Bahan :

2. GTA SA
3. File audio yang akan di Mod seperti audio mobil, motor, efek, atau audio lainnya
4. Niat & tekad yang kuat
5. Wajah tampan....

Sebelum melakukan modding audio sangat disarankan anda melakukan backup folder "audio" GTA SA anda
Jika sudah lanjut ke TUTORIAL

Step By Step

1. Download Alci's SAAT GUI FrontEnd dari link di atas
2. Buka aplikasinya..
Berikut SS-nya
NOTE : Jika saat pertama buka aplikasinya terdapat pesan Error, silahkan muat ulang folder directory tempat GTA SA terinstal

3. Buka folder GENRL
NOTE : Folder GENRL adalah tempat semua audio efek di GTA SA seperti suara mobil, motor, senjata, & ledakan
4. Carilah bank sound yang akan anda replace, lalu buka folder Bank tersebut
NOTE : Semisal Bank_137 adalah tempat suara senjata dan suara reloading senjata
5. Lalu replace bank sound yang ada dengan yang sudah di MOD
6. Jika sudah lalu tekan tombol "SAVE"
7. Exit Alci's SAAT GUI FrontEnd, lalu mainkan GTA SA-nya
NOTE : Jika mengalami "Crash" saat bermain GTA SA, berarti sound yang anda MOD atau replace tidak cocok dengan sound yang asli. 
Solusi : Cek kembali langkah-langkah modding-nya mungkin ada kesalahan
            Jika masih Crash lakukan restore folder "audio" yang sudah di backup tadi, & coba MOD ulang.
DWYOR ...!!!!

WARNING : Don't Steal Anything From This Blog Without My Permission, Or Your IP Will Be Hacked..!!!






Rabu, 03 September 2014

Cara Membuka Flash Disk Yang Terkena Write Prtotected

Cara Membuka Flash Disk Yang Terkena Write Prtotected

Masalah ini muncul karena flash disk langsung dicabut tanpa "savely removed hardware". Untuk mengatasinya ada beberapa cara, yang bisa berhasil untuk masing2 kasus (tidak untuk setiap kasus). Gak ada salahnya untuk mencoba :

Cara 1.
  • Klik Start> Run ketik'regedit' lalu klik 'OK'.
  • Browse ke key berikut: My Computer\HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\StorageDevicePolicies
  • Double klik pada 'WriteProtect' string dan mengubah kotak 'Value Data' ke '0 '
  • Anda juga mungkin perlu melakukan ini untuk string dalam setiap folder yang disebut 'ControlSet ***' misalnya My Computer\HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\ControlSet001\Control\StorageDevicePolicies

Cara 2.
  • Jalankan Windows XP Sp2, Lakukan langkah berikut ...
  • Klik Start->Settings->Control Panel
  • Klik Administrative Tools
  • Lalu klik Computer Management
  • Pada panel kiri, klik pada Disk Management,
  • Cari drive flashdisk tesebut, kemudian klik kanan pada drive tersebut
  • Lalu klik Delete Partition
  • Kemudian klik kanan lagi lalu pilih Create Partition

Cara 3.
Pakai Rapair Utility dari si pembuat flashdisk. Dibawah ini ada link dari HP dan apacer yang banyak dipakai dan berhasil juga untuk berbagai merk.
Download di sini :
Apacer = Handy Steno 2.0 Repair Tool (http://www.apacer.com/en/support/downloads/Repair_v2.9.1.1.zip)
HP = HP Tools (http://h18007.www1.hp.com/support/files/hpcpqdt/us/download/20306.html)

Cara 4.
Perbaiki melalui Linux.. Tutorial langkah2 bisa dibaca disini (maaf panjang banget soalnya). dan mungkin membutuhkan pemahaman tentang perintah2 linux.
Link : linux-tip-resurrecting-broken-usb (http://linuxactivist.blogspot.com/2006/08/linux-tip-resurrecting-broken-usb.html)


Cara 5.
Pakai application OnBelay, disini : Powerful solution for Data Backup, Data Recovery & Formatting for Flash Media (http://www.compuapps.com/Products/OnBelay/onbelay.htm)


Instal Ulang Windows Lewat HDD (Hardisk)

Instal Ulang Windows Lewat HDD (Hardisk)

Setelah sebelumnya saya menjelaskan bagaimana cara instal ulang windows lewat Flash Disk, kali ini saya akan menjelaskan bagaimana cara instal ulang windows dari Hardisk, cekidot...
langkah2:
1. pastikan kamu dah punya ISO windows yg akan diinstal
2 download dan instal Virtual Clone Drive,
www.mediafire.com/?49d07p4ms9bcrh9
3. cari tempat dimana kamu taro file ISO windowsnya
4. kilik kanan file isonya --> open with --> Mount Files with virtual clone.
5. liat di My Computer, sekarang ada virtual drive baru. Double klik drive tresebut untuk memlai instalasi

Selamat mencoba! :)


IP Address

IP Address

Internet Protocol (IP) address adalah sebuah identifikasi dan logis numerik alamat yang diberikan ke perangkat berpartisipasi dalam jaringan komputer memanfaatkan Internet Protocol untuk komunikasi antara node.

Pencipta alamat IP yang didefinisikan sebagai 32-bit, sekarang bernama Internet Protocol Versi 4 (IPv4), dan masih digunakan sampai sekarang. Namun, karena pertumbuhan yang sangat pesat dari Internet dan semakin kecil ruang alamat, maka di buat sistem pengalamatan baru (IPv6), dengan menggunakan 128-bit untuk alamat, dikembangkan pada tahun 1995 dan terakhir distandarisasi oleh RFC 2460 pada tahun 1998.

Walaupun alamat IP yang disimpan sebagai angka biner, tapi alamat IP dapat di baca dalam format angka sehingga bisa di baca orang misalnya, 208.77.188.166 (untuk IPv4) dan 2001: db8: 0:1234:0:567:1:1 (untuk IPv6). " Peran alamat IP Anda telah ditandai sebagai berikut: "Nama menunjukkan apa yang kita cari. Sebuah alamat menunjukkan di mana tempatnya. Sebuah rute menunjukkan bagaimana menuju ke sana." Alamat IP pada perangkat lunak dianggap alamat, untuk memberikan pengalamatan pada perangkat keras.

Internet Assigned Numbers Authority (IANA) yang mengelola alokasi ruang alamat IP secara global. IANA bekerja dan bekerjasama dengan lima Regional Internet Registry (RIR) untuk mengalokasikan blok alamat IP untuk Lokal Internet Registries (penyedia layanan Internet) dan entitas lain.

Alamat IP dikategorikan ke dalam dua kategori:

  • Private Adress : Ini adalah alamat yang digunakan pada jaringan swasta, dan yang tidak terlihat di Internet. Mereka sering digunakan dengan penerjemah alamat jaringan untuk menyambung ke Internet publik global.
  • Public Addresses: Ini adalah IANA (IANA) alamat terdaftar yang terlihat di Internet.

Alamat IP versi 6

Generasi berikutnya dari Internet Protocol, untuk menggantikan IPv4 dan untuk mengembangkan kemampuan pengalamatan Internet di Internet, adalah Internet Protocol Version 6 (IPv6). Ukuran pengalamat yang besardari 32-128 bit sampai 16 oktet,dengan kinerja yang mudah, dianggap cukup bagus digunakan untuk masa yang akan datang.

Statis dan alamat IP dinamis

Ketika komputer dikonfigurasi untuk menggunakan alamat IP yang sama setiap kali di setting, ini dikenal sebagai alamat IP statis. Sebaliknya, dalam situasi ketika alamat IP komputer diberikan secara otomatis, dikenal sebagai alamat IP dinamis.

IP Address Assignment Methods

IP Adress dapat dibuat dengan bebarapa metode seperti berikut ini :

  • Menetapkan alamat IP secara dinamis melalui Dynamic Host Configuration Protocol (DHCP): alamat IP yang ditetapkan melalui server DHCP dianggap sebagai alamat IP yang ditetapkan secara dinamis. Server DHCP memberikan alamat IP dari alamat IP yang telah ditetapkan oleh DHCP atau dalam ranges IP Adress DHCP.
  • Membuat IP adress secara manual : memberikan IP Adress pada Komputer dapat memakan waktu, dan dapat mengakibatkan duplikasi alamat IP. Alamat IP secara manual biasanya diberikan bila tidak dikonfigurasi oleh server DHCP pada jaringan atau kepada beberapa komputer yang mememiliki IP adress statis atau kepada komputer yang khusus untuk keperluan lain seperti komputer kontrol (administrator) atau Server lainnya (DNS), sehingga mereka harus memiliki IP Adress yang khusus dan tidak termasuk dalam daftar IP Adress DHCP.
  • Menetapkan alamat IP secara otomatis melalui Automatic Private IP Addressing (APIPA): APIPA dapat digunakan sebagai alternatif bila sudah tidak ada cara lain untuk server DHCP memberikan alamat IP secara dinamis. APIPA bekerja dengan baik pada jaringan yang lebih kecil.

IP Adress Khusus :

Beberapa alamat IP yang disediakan untuk tujuan khusus. Alamat IP yang dilindungi undang-undang adalah :

  • Jaringan alamat segmen ditetapkan untuk zeros/0s: Menetapkan jaringan ini sebagai subnet (jaringan lokal).
  • Jaringan alamat segmen ditetapkan untuk ones/1s : Menetapkan jaringan ini dan semua yang berhubungan subnet.
  • Alamat Network 127: Alamat dicadangkan untuk Pengujian Umpan balik (loopback pengujian).
  • Alamat asal dari semua zeros/0s: Alamat ini biasanya digunakan dalam tabel routing, dan referensi jaringan, tetapi tidak khusus host di jaringan.
  • Alamat asal dari semua ones/1s (Alamat Host) : Ini digunakan sebagai alamat broadcast untuk semua komputer pada jaringan tertentu.

Tingkatan Dalam Dunia "Hacker"

Tingkatan Dalam Dunia "Hacker"

5. Lamer:
Mereka adalah orang tanpa pengalaman & pengetahuan yang ingin menjadi Hacker (wanna-be Hacker). Mereka biasanya membaca atau mendengar tentang Hacker & ingin seperti itu. Penggunaan komputer mereka terutama untuk main game, IRC, tukar menukar software prirate, mencuri kartu kredit. Biasanya melakukan hacking menggunakan software trojan, nuke & DoS. Biasanya menyombongkan diri melalui IRC channel dsb. Karena banyak kekurangannya untuk mencapai elite, dalam perkembangannya mereka hanya akan sampai level developed kiddie atau script kiddie saja.
4. Script Kiddie:
Seperti developed kiddie, Script Kiddie biasanya melakukan aktifitas di atas. Seperti juga Lamers, mereka hanya mempunyai pengetahuan teknis networking yang sangat minimal. Biasanya tidak lepas dari GUI. Hacking dilakukan menggunakan trojan untuk menakuti & menyusahkan hidup sebagian pengguna Internet.
3. Developed Kiddie:
Sebutan ini terutama karena umur kelompok ini masih muda (ABG) & masih sekolah. Mereka membaca tentang metoda hacking & caranya di berbagai kesempatan. Mereka mencoba berbagai sistem sampai akhirnya berhasil & memproklamirkan kemenangan ke lainnya. Umumnya mereka masih menggunakan Grafik UserInterface (GUI) & baru belajar basic dari UNIX, tanpa mampu menemukan lubang kelemahan baru di sistem operasi.
2. Semi Elite
Hacker ini biasanya lebih muda daripada Elite. Mereka juga mempunyai kemampuan & pengetahuan luas tentang komputer. Mereka mengerti tentang sistem operasi (termasuk lubangnya). Biasanya dilengkapi dengan sejumlah kecil program cukup untuk mengubah program eksploit. Banyak serangan yang dipublikasi dilakukan oleh Hacker kaliber ini, sialnya oleh para Elite mereka sering kali di kategorikan Lamer.
1. Elite
Juga dikenal sebagai 3l33t, 3l337, 31337 atau kombinasi dari itu; merupakan ujung tombak industri keamanan jaringan. Mereka mengerti sistem operasi luar dalam, sanggup mengkonfigurasi & menyambungkan jaringan secara global. Sanggup melakukan pemrogramman setiap harinya. Sebuah anugrah yang sangat alami, mereka biasanya effisien & trampil,menggunakan pengetahuannya dengan tepat. Mereka seperti siluman dapat memasuki sistem tanpa di ketahui, walaupun mereka tidak akan menghancurkan data-data. Karena mereka selalu mengikuti peraturan yang ada.


Istilah Dalam Dunia Komputer

Beberapa Istilah Dalam Dunia Komputer

Istilah-istilah Umum yang terdapat di komputer

Beep :
bunyi speaker yang dikeluarkan komputer pada proses postatau pada saat ada kesalahan/gangguang tertentu. Suarayang muncul melalui speaker komputer, umunya menunjukkan adanya kesalahan dalam program yang sedang berjalan. Beep dapat ditambahkan dalam programyang dibuat dengan menyisipkan kode ASCII 7.

BIOS :
Basic Input Output system . Software yang dipasang padachip komputer untuk mengatur operasi dasar seperti layar,harddisk, memory, VGA, dll. Bagian dari sistem operasiyang bisa mengidentifikasi set program yang digunakanuntuk mem-boot komputer, sebelum menempatkan disketsistem. BIOS terdapat di ROM (Read Only Memory) darisistem dan umumnya tersimpan secara permanen.Program yang digunakan mikroprosesor untukmenyalakan komputer. BIOS juga mengatur aliran dataantara sistem operasi komputer dan perangkat tambahanyang terhubung pada komputer.

Booting :
Proses atau awal sebuah komputer dihidupkan (menghidupkan komputer).

Bootable CD :
Disk atau CD yang dapat digunakan untuk membooting (menghidupkan komputer menjalankan printah mesin untuk masuk ke program dasar operating System)

Bus :
Saluran yang terdiri dari sekumpulan jalur yang sejenis.Sekumpulan kabel yang merupakan alat transportasiinformasi ke semua peralatan dalam sistem. Informasitersebut dapat berupa data, perintah atau alamat.

Cache Memory:
Memori berkecepatan tinggi yang mampu bekerjasamadengan CPU, bertindak sebagai buffer antara CPU dan memori utama yang lamban.

Casing :
Casing. Kotak tempat mesin komputer (motherboard danpendukungnya, power supply, disk drive, hardisk, CD ROMdrive). Wadah atau tempat melindungi motherboard,control board, power supply disk drive dan komponenkompenenlainnya. Sebuah case komputer sebenarnya taklebih dari rangka dari sebuah komputer. Case ini adalahtempat komponen-komponen yang membentuk sebuahsistem komputer terletak, juga untuk meletakkan alatpendingin (cooling fan), dan juga meng-ground listrikyang terdapat pada komponen-komponen yang adamelalui rangka yang terbuat dari besi.

CGA :
Color Graphics Adaptor. Salah satu tipe monitor, yaitustandar Ibm untuk kualitas monitor resolusi rendah, dalammode grafik hanya dapat menampilkan 4 warna.

Clock :
Jam/pewaktu. Rangkaian pembangkit frekuensi. Sumberutama dari pulsa elektronik komputer. Clock digunakanuntuk menyamakan operasi semua elemen komputer.

CMOS :
Compelementary Metal Oxide Semiconductor. RAMkecil berukuran 64 byte yang menyimpan setting BIOS saat komputer sedang dimatikan. CMOS merupakanperluasan dari teknologi MOS yang menghasilkan ICdengan kebutuhan tenaga baterai rendah. CMOSdigunakan untuk menyimpan program konfigurasi,program diagnostik dan informasi tanggal dan waktupembuatan file yang tidak akan hilang meskipun komputerdimatikan.

Com :
Singkatan dari Communications atau sering disebut serialport, yaitu komponen yang menghubungkan CPU denganprinter, modem dan alat lainnya.

CPU :
Central Processing Unit. Unit pemroses utama dalam istilahteknik disebut mikroprosesor, sedang dalam pengertianumum adalah mesin komputer yaitu casing beserta semuaisi didalamnya. Pusat pengolahan masukan sehinggamenghasilkan keluaran. Termasuk di sini adalah semuaregister, sirkuit aritmatik, unit pembanding, dsb.

CRT :
Catoda Ray Tube Teknologi yang dipakai untuk membuatsistem tampilan/monitor komputer menggunakan tabungsinar katoda.

Disk :
Suatu media penyimpanan data. Yang dimaksud dengandisk adalah floppy disk atau hard disk. Sedangkan floppydisk adalah disket. Piringan tipis yang dilapisi bahanmagnetik (oksida besi) yang mampu menyimpan sejumlahdata atau informasi. Pembacaan dan penulisan informasidipusatkan pada track.

Disk Boot :
Disket yang dapat digunakan untuk melakukan booting komputer

Disk cleaner :
cairan yang digunakan untuk membersihkanhead pada diskdrive

Disk defragmenter :
tool yang digunakan untuk mengatur struktur atau tata letak file sehingga akan mengurangi fragmentasi sebuah space hardisk.

Domain:
Adalah fasilitas server untuk panggilan atau alamat dari Website yang akan kita buat, dimana setiap website yang akan kita buat harus ada alamatnya contohnya seperti .com, co.id, .net, co.cc, .org dll

DRAM :
Dynamic RAM. Memori PC yang dapat dibaca dan ditulisi.Untuk menyimpan data dalam memori, isinya perlu direfresh secara periodik. Jenis memori ini banyakdigunakan pada bagian memori utama yang digunakanuntuk rutin proses.

Drive :
Pintu, penggerak disk atau dalam progarm windows disebut juga satu partisi hardisk, contohnya Drive C, D, E dll.

Driver :
Software yang dibuat oleh perusahaan Hardware, agar hardwere yang mereka produksi dapat berhubungan dengan system os yang berlaku, contoh peralatan yang membutuhkan Driver ; Printer, VGA Card, Modem, dll

EGA :
Enhanced Graphics Adaptor. Salah satu standardresolusi monitor. EGA mampu menampilkan 16 warnadalam model grafik, setingkat di atas monitor CGA.Monitor dengan card EGA mampu menampilkan 16 warnapada bentuk teks (80 x 25 karakter atau 40 x 25karakter), 16 warna pada bentuk resolusi rendah dan 4warna pada resolusi tinggi dan tampilan grafik 640 x 350titik. Perkembangan dari jenis EGA diantaranya adalah ATITechnologies Inc dengan card bernama EGA WONDER,dapat menampilkan 132 x 25 karakter.

File :
File adalah data atau dokumen, biasanya setiap program yang di setup atau diinstal akan terpecah membetuk file2 yang disebut file system, juga setiap menjalankan suatu program dan mengedit program serta kita menyimpannya dalam bentuk data di sebut file dokumen.

Floopy drive / diskdrive :
merupakan komponen komputer yangdigunakan untuk penggerak floopy atau disket sebagai media penyimpan data

Folder :
Adalah tempat penyimpanan data dalam suatu hardisk atau media penyimpanan. dimana Folder dapat di bikin sendiri yang tujuannya agar mempermudah pengguna untuk mengarsip file dokumennya.

GUI :
GUI (Graphical User Interface) merupakan tampilanmenu suatu program komputer dengan modegrafis.

Hard disk :
Media penyimpan data dan tempat diinstalnya program Os dan program aplikasi lain, Hardisk berkapasitas besar.

Head :
Kepala, ujung perekam dan membaca, bagian dari drive atau disk yangberfungsi untuk membaca atau menulis.

Host :
Workstation (komputer pengguna) tempat database website,

Instalasi :
Melakukan pengkopian, penempatan dan konfigurasifile-file yang diperlukan oleh sistem komputer.

IP Address :
Alamat Internet Protocol merupakan nama sebuahkomputer yang terhubung dalam jaringan dalam bentuk aturan tertentu.

Jaringan Komputer :
Hubungan antara komputer satu dengan komputerlainnya untuk mendapatkan sharing sumber daya.

Kernel linux :
Inti dari linux, merupakan kode-kode khusus yangdibuat untuk linux, dengan tugas manajemenproses, memory, driver hardware, driver file system,dan manajemen jaringan

Keyboard :
Papan kunci, papan ketik.

Konektor :
Suatu peripheral yang digunakan untuk menghubungkansatu node ke node lain melalui kabel.

LAN :
Local Area Network

LAN Card :
Sebuah periperal komputer yang digunakan untukmenghubungkan satu komputer dengan komputer lain.

LPT :
Line Printing Terminal atau paralel port. Port untukmenghubungkan PC dengan printer.

LSB :
Least Significan Bits. Unit terkecil dari informasi dalamsuatu bilangan biner. Satu bit cukup untuk menyatakanperbedaan antara ya dan tidak, atas dan bawah, on danoff, satu dan nol. Komputer harus menampilkan informasidalam bit karena sirkuit elektronik yang dibuat hanyamemiliki dua keadaan, on atau off. Dalam komputer suatuinformasi disusun dalam 8 bit atau 1 byte.

MPU :
Micro Processor Unit. Sama dengan CPU

Motherboard :
Papan rangkaian komputer tempat semua komponenelektronik komputer terangkai atau terhubung.

Mode Text :
Tampilan menu suatu program komputer denganmode tulisan atau text, biasanya perintahdieksekusi dengan tombol keyboard

Open Source :
Proyek pengembangan software komputer yangpendistribusiannya bersifat free dan menyertakankode program aslinya sehingga dapatdikembangkan orang lain.

Paterrn :
Kelompok data dalam satu kesatuan pada memory RAM,umumnya 1 byte = 8 bit.

PCI :
Peripheral Component Interconnect. Peripheral bus yangumum digunakan pada PC, Macintosh dan workstation.Pertama kali didesain oleh Intel dan muncul di pasaran padaakhir 1993. PCI menyediakan jalur transfer data cepatantara CPU dengan komponen-komponen peripheral lain diPC seperti video, disket, jaringan dan lain-lain.

Peripheral :
Peralatan. Spesifikasi peralatan pendukung yangdibutuhkan oleh sebuah PC agar dapat bekerja secaraoptimal.

PIC :
Programmable Interupt Controller. Kendali selaterprogram. Chip yang berfungsi untuk mengendalikanproses penyelaan antar periferal. Alat pengendali selaperiferal yang membantu kerja CPU dalam prosespenyelaan.

POST :
Power on Self-Test yaitu test yang dilakukan oleh PC untukmengecek fungsi-fungsi komponen pendukung PC untukbekerja dengan baik.

Power Supply :
Suatu rangkaian elektronik yang berfungsi sebagaipencatu daya/pemberi sumber tegangan/arus padaperalatan.

Protocol :
Fasilitas seperti IP untuk penyambung suatu jaringan seperti TCP/IP

RAM :
Random Access Memory, memori yang dapat dibaca dan ditulis. dan penyimpanan data pada memory ini dilakukan secara acak. Informasi akan hilang jika komputer mati.

Reset :
Mengosongkan memori atau mengenolkan logika keluaran.Memulai dari awal.

Scandisk :
adalah tool yang digunakan untuk memeriksa struktur file sistem, juga dapat memperbaiki data dalam boot sector yang rusak.

Setup :
Proses menginstal suatu program aplikasi kedalam system.

Server :
Server adalah komputer yang menjadi sentral atau pusat dan menyediakan fasilitas data dan hubungan komunikasi bagi komputer-komputer lain

Sharing :
penggunaan bersama sumber daya (peripheral dandata) yang terdapat dalam komputer dalam jaringan.

Sistem Operasi :
Sistem operasi merupakan sistem yangmenghubungkan antara pengguna komputer denganperangkat keras komputer.

Software :
Piranti lunak, sebuah aplikasi program komputer

Source Code :
Kode sumber yang dapat dikembangkan olehPengguna

Tata letak :
yaitu gambar susunan komponen-komponen elektonikadalam bentuk gambar wajah dengan ukuran yang tepatsama.

Topologi jaringan :
Jenis Cara menghubungkan atau koneksi jaringan antar komputer

Tools :
Adalah fasiltas perbaikan atau peralatan dalam suatu program yang tujuannya untuk mempermudah pekerjaan dalam menjalankan program.

Troubleshooting :
Pemecahan permasalahan yang sering terjadi

User friendly :
Sangat memudahkan pengguna

USB :
Universal Serial Bus. Socket yang terdapat di semua PCmodel baru untuk koneksi perangkat-perangkat USB. USBmendukung instalasi yang mudah dengan system Plug andPlay, dan secara bertahap menggantikan port serial danpararel yang lama. Perangkat USB meliputi scanner, modemdan printer.

UTP :
UTP (Unshielded Twisted Pair) merupakan sepasangkabel yang dililit satu sama lain dengan tujuanmengurangi interferensi listrik yang terdapat dari dua,empat atau lebih pasang (umumnya yang dipakaidalam jaringan adalah 4 pasang/8 kabel) denganmetode pengawatan

VRAM :
Video Random Access Memory (Video RAM) Tipe spesialdari DRAM yang memungkinkan akses direct high speedmemory melalui sirkuit video. Jenis memori ini lebih mahalbila dibandingkan chips DRAM yang konvensional.

Dan masih banyak lagi istilah-istilah yang terdapat dalam komputer, kalau ditulis semua akan memakan waktu dan bisa sampai ribuan lembar, di sini ditulis sebagian kecil dan yang umum kita jumpai di dalam komputer.


Belajar Menjadi "Hacker"

Belajar Menjadi "Hacker"

Hacker dengan keahliannya dapat melihat & memperbaiki kelemahan perangkat lunak di komputer; biasanya kemudian di publikasikan secara terbuka di Internet agar sistem menjadi lebih baik. Sialnya, segelintir manusia berhati jahat menggunakan informasi tersebut untuk kejahatan - mereka biasanya disebut cracker. Pada dasarnya dunia hacker & cracker tidak berbeda dengan dunia seni, disini kita berbicara seni keamanan jaringan Internet.

Saya berharap ilmu keamanan jaringan di tulisan ini digunakan untuk hal-hal yang baik - jadilah Hacker bukan Cracker. Jangan sampai anda terkena karma karena menggunakan ilmu untuk merusak milik orang lain. Apalagi, pada saat ini kebutuhan akan hacker semakin bertambah di Indonesia dengan semakin banyak dotcommers yang ingin IPO di berbagai bursa saham. Nama baik & nilai sebuah dotcom bisa jatuh bahkan menjadi tidak berharga jika dotcom di bobol. Dalam kondisi ini, para hacker di harapkan bisa menjadi konsultan keamanan bagi para dotcommers tersebut - karena SDM pihak kepolisian & aparat keamanan Indonesia amat sangat lemah & menyedihkan di bidang Teknologi Informasi & Internet. Apa boleh buat cybersquad, cyberpatrol swasta barangkali perlu di budayakan untuk survival dotcommers Indonesia di Internet.

Berbagai teknik keamanan jaringan Internet dapat di peroleh secara mudah di Internet antara lain di
  1. http://www.sans.org,
  2. http://www.linuxdoc.org,
  3. http://www.cerias.purdue.edu/coast/firewalls/,
  4. http://www.redhat.com/mirrors/LDP/HOWTO/.

Sebagian dari teknik ini berupa buku-buku yang jumlah-nya beberapa ratus halaman yang dapat di ambil secara cuma-cuma (gratis). Beberapa Frequently Asked Questions (FAQ) tentang keamanan jaringan bisa diperoleh di

1. http://www.iss.net/vd/mail.html,
2. Dan bagi para experimenter beberapa script / program yang sudah jadi dapat diperoleh antara lain di http://bastille-linux.sourceforge.net/,
3. http://www.redhat.com/support/docs/tips/firewall/firewallservice.html.

Bagi pembaca yang ingin memperoleh ilmu tentang jaringan dapat di download secara cuma-cuma dari http://pandu.dhs.org, http://www.bogor.net/idkf/, http://louis.idaman.com/idkf. Beberapa buku berbentuk softcopy yang dapat di ambil gratis dapat di ambil dari http://pandu.dhs.org/Buku-Online/. Kita harus berterima kasih terutama kepada team Pandu yang dimotori oleh I Made Wiryana untuk ini. Pada saat ini, saya tidak terlalu tahu adanya tempat diskusi Indonesia yang aktif membahas teknik-teknik hacking ini - tetapi mungkin bisa sebagian di diskusikan di mailing list lanjut seperti kursus-linux@yahoogroups.com & linux-admin@linux.or.id yang di operasikan oleh Kelompok Pengguna Linux Indonesia (KPLI) http://www.kpli.or.id.

Cara paling sederhana untuk melihat kelemahan sistem adalah dengan cara mencari informasi dari berbagai vendor misalnya di http://www.sans.org/newlook/publications/roadmap.htm#3b tentang kelemahan dari sistem yang mereka buat sendiri. Di samping, memonitoring berbagai mailing list di Internet yang berkaitan dengan keamanan jaringan seperti dalam daftar http://www.sans.org/newlook/publications/roadmap.htm#3e.

Dijelaskan oleh Front-line Information Security Team, “Techniques Adopted By ‘System Crackers’ When Attempting To Break Into Corporate or Sensitive Private Networks,” fist@ns2.co.uk http://www.ns2.co.uk. Seorang Cracker umumnya pria usia 16-25 tahun. Berdasarkan statistik pengguna Internet di Indonesia maka sebetulnya mayoritas pengguna Internet di Indonesia adalah anak-anak muda pada usia ini juga. Memang usia ini adalah usia yang sangat ideal dalam menimba ilmu baru termasuk ilmu Internet, sangat disayangkan jika kita tidak berhasil menginternetkan ke 25000 sekolah Indonesia s/d tahun 2002 - karena tumpuan hari depan bangsa Indonesia berada di tangan anak-anak muda kita ini.

Nah, para cracker muda ini umumnya melakukan cracking untuk meningkatkan kemampuan / menggunakan sumber daya di jaringan untuk kepentingan sendiri. Umumnya para cracker adalah opportunis. Melihat kelemahan sistem dengan mejalankan program scanner. Setelah memperoleh akses root, cracker akan menginstall pintu belakang (backdoor) dan menutup semua kelemahan umum yang ada.

Seperti kita tahu, umumnya berbagai perusahaan / dotcommers akan menggunakan Internet untuk (1) hosting web server mereka, komunikasi e-mail dan memberikan akses web / internet kepada karyawan-nya. Pemisahan jaringan Internet dan IntraNet umumnya dilakukan dengan menggunakan teknik / software Firewall dan Proxy server. Melihat kondisi penggunaan di atas, kelemahan sistem umumnya dapat di tembus misalnya dengan menembus mailserver external / luar yang digunakan untuk memudahkan akses ke mail keluar dari perusahaan. Selain itu, dengan menggunakan agressive-SNMP scanner & program yang memaksa SNMP community string dapat mengubah sebuah router menjadi bridge (jembatan) yang kemudian dapat digunakan untuk batu loncatan untuk masuk ke dalam jaringan internal perusahaan (IntraNet).

Agar cracker terlindungi pada saat melakukan serangan, teknik cloacking (penyamaran) dilakukan dengan cara melompat dari mesin yang sebelumnya telah di compromised (ditaklukan) melalui program telnet atau rsh. Pada mesin perantara yang menggunakan Windows serangan dapat dilakukan dengan melompat dari program Wingate. Selain itu, melompat dapat dilakukan melalui perangkat proxy yang konfigurasinya kurang baik.

Setelah berhasil melompat dan memasuki sistem lain, cracker biasanya melakukan probing terhadap jaringan dan mengumpulkan informasi yang dibutuhkan. Hal ini dilakukan dengan beberapa cara, misalnya (1) menggunakan nslookup untuk menjalankan perintah ‘ls <domain or network>’ , (2) melihat file HTML di webserver anda untuk mengidentifikasi mesin lainnya, (3) melihat berbagai dokumen di FTP server,  (4)menghubungkan diri ke mail server dan menggunakan perintah ‘expn <user>’,
(5)dan mem-finger user di mesin-mesin eksternal lainnya.

Langkah selanjutnya, cracker akan mengidentifikasi komponen jaringan yang dipercaya oleh system apa saja. Komponen jaringan tersebut biasanya mesin administrator dan server yang biasanya di anggap paling aman di jaringan. Start dengan check akses & eksport NFS ke berbagai direktori yang kritis seperti /usr/bin, /etc dan /home. Eksploitasi mesin melalui kelemahan Common Gateway Interface (CGI), dengan akses ke file /etc/hosts.allow.

Selanjutnya cracker harus mengidentifikasi komponen jaringan yang lemah dan bisa di taklukan. Cracker bisa mengunakan program di Linux seperti ADMhack, mscan, nmap dan banyak scanner kecil lainnya. Program seperti ‘ps’ & ‘netstat’ di buat trojan (ingat cerita kuda troya? dalam cerita klasik yunani kuno) untuk menyembunyikan proses scanning. Bagi cracker yang cukup advanced dapat mengunakan aggressive-SNMP scanning untuk men-scan peralatan dengan SNMP.

Setelah cracker berhasil mengidentifikasi komponen jaringan yang lemah dan bisa di taklukan, maka cracker akan menjalan program untuk menaklukan program daemon yang lemah di server. Program daemon adalah program di server yang biasanya berjalan di belakang layar (sebagai daemon / setan). Keberhasilan menaklukan program daemon ini akan memungkinkan seorang Cracker untuk memperoleh akses sebagai ‘root’ (administrator tertinggi di server).

Untuk menghilangkan jejak, seorang cracker biasanya melakukan operasi pembersihan ‘clean-up’ operation dengan cara membersihkan berbagai log file. Dan menambahkan program untuk masuk dari pintu belakang ‘backdooring’. Mengganti file .rhosts di /usr/bin untuk memudahkan akses ke mesin yang di taklukan melalui rsh & csh.

Selanjutnya seorang cracker dapat menggunakan mesin yang sudah ditaklukan untuk kepentingannya sendiri, misalnya mengambil informasi sensitif yang seharusnya tidak dibacanya; mengcracking mesin lain dengan melompat dari mesin yang di taklukan; memasang sniffer untuk melihat / mencatat berbagai trafik / komunikasi yang lewat; bahkan bisa mematikan sistem / jaringan dengan cara menjalankan perintah ‘rm -rf / &’. Yang terakhir akan sangat fatal akibatnya karena sistem akan hancur sama sekali, terutama jika semua software di letakan di harddisk. Proses re-install seluruh sistem harus di lakukan, akan memusingkan jika hal ini dilakukan di mesin-mesin yang menjalankan misi kritis.

Oleh karena itu semua mesin & router yang menjalankan misi kritis sebaiknya selalu di periksa keamanannya & di patch oleh software yang lebih baru. Backup menjadi penting sekali terutama pada mesin-mesin yang menjalankan misi kritis supaya terselamatkan dari ulah cracker yang men-disable sistem dengan ‘rm -rf / &’.

Bagi kita yang sehari-hari bergelut di Internet biasanya justru akan sangat menghargai keberadaan para hacker (bukan Cracker). Karena berkat para hacker-lah Internet ada dan dapat kita nikmati seperti sekarang ini, bahkan terus di perbaiki untuk menjadi sistem yang lebih baik lagi. Berbagai kelemahan sistem di perbaiki karena kepandaian rekan-rekan hacker yang sering kali mengerjakan perbaikan tsb. secara sukarela karena hobby-nya. Apalagi seringkali hasil hacking-nya di sebarkan secara cuma-cuma di Internet untuk keperluan masyarakat Internet. Sebuah nilai & budaya gotong royong yang mulia justru tumbuh di dunia maya Internet yang biasanya terkesan futuristik dan jauh dari rasa sosial.

Pengembangan para hobbiest hacker ini menjadi penting sekali untuk keberlangsungan / survival dotcommers di wahana Internet Indonesia. Sebagai salah satu bentuk nyatanya, dalam waktu dekat Insya Allah sekitar pertengahan April 2001 akan di adakan hacking competition di Internet untuk membobol sebuah server yang telah di tentukan terlebih dahulu. Hacking competition tersebut di motori oleh anak-anak muda di Kelompok Pengguna Linux Indonesia (KPLI) Semarang yang digerakan oleh anak muda seperti Kresno Aji (masaji@telkom.net), Agus Hartanto (hartx@writeme.com) & Lekso Budi Handoko (handoko@riset.dinus.ac.id). Seperti umumnya anak-anak muda lainnya, mereka umumnya bermodal cekak - bantuan & sponsor tentunya akan sangat bermanfaat dan dinantikan oleh rekan-rekan muda ini.


Tutorial Instal Ulang Menggunakan Flashdisk

Bootable FD (Instal Ulang Notebook, PC menggunakan Flash Disk)

Install ulang Windows XP, vista atau 7 pada netbook memang gampang-gampang susah. Karena tidak adanya CD/DVD drive mau tidak mau harus dicari cara alternatifnya. Selain dengan menggunakan CD/DVD eksternal, ternyata instal ulang Windows XP juga dapat dilakukan dengan menggunakan USB Flashdisk.
Ada beberapa metode untuk membuat USB flasdisk menjadi bootable, diantaranya menggunakan tool PeToUSB_3.0.0.7 dan USB prep8 yang menurut pemula sangat rumit digunakan dan rawan terjadi kesalahan, bisa juga menggunkan wintoflash

persiapan perang:
  1. Wintoflash www.mediafire.com/?qtaarjdtjed68t5)
  2. Ultraiso http://www.mediafire.com/?tnq9w3lds2n5szx
  3. Os format .iso atau .nrg
lansung aja deh, cekidot!

Step 1 :
  1. instal ultraiso
  2. Setelah itu klik kanan pada file os lalu pilih mount to drive, maka akan keluar virtual drive baru.
Step 2 :
  1. Jalankan wintoflash.exe (app)
  2. Pilih accept
  3. Windows setup transfer wizard lalu next
  4. Windows file path – pilih virtual drive (os) dan usb drive – pilih flashdisk
  5. Format flashdisk dan ini mutlak, sebelumny di back up dulu datanya
  6. Tunggu sampe kelar lalu pilih next
  7. Restart
Step 3:
  1. Masuk ke BIOS lalu boot sequencenya / boot prioritynya UFD / universal hard drive
  2. Siap eksekusi
NOTE : Di Google sebenernya masih banyak aplikasi-aplikasi bootable FlashDisk, tinggal di search.. :)


Cara Memperbaiki FlashDisk Yang Corrupt

Cara Memperbaiki FlashDisk Yang Corrupt

Mungkin teman-teman sekalian pernah mengalami hal yang sama seperti yang saya alami ini, yaitu saat mengcopy file ke dalam flash disk tiba-tiba muncul file corrupt, dan jika dilihat ke dalam folder flash disk kita maka yang ada folder kita diisi oleh file-file atau folder-folder aneh dengan tulisan-tulisan yang aneh pula dan juga jika kita coba delete file atau folder itu tidak akan mungkin bisa
Teman-teman tidak perlu khawatir jika mengalami hal semacam ini, berikut tips berdasarkan pengalaman saya pribadi membetulkan nya :
  • Pertama-tama buka Run >> cmd
  • Kemudian ketikkan command berikut ini :
chkdsk g: /f
Ket : 
  1. g: [adalah path/direktory flash disk kita]
  2. /f [Fixes errors on the disk]
  • Tunggu sampai proses berjalan, jika muncul command
Convert folder to file <Y/N>?[ketik] Y
  • Jika proses ini berhasil sampai 100% maka kita tinggal delete file/folder yang corrupt tadi.


Tips Cepat Menguasai Linux

Tips Cepat Menguasai Linux

Sebuah pertanyaan singkat dengan jawaban panjang.
Sebenarnya tidak ada yang sulit di Linux jika Anda sudah memahami dasar-dasar pengoperasian sebuah OS komputer.
Jika Anda sudah terbiasa bekerja dengan Windows, maka dalam waktu singkat Anda akan segera memahami dan menguasai Linux.

Kesulitan yang dihadapi para pemula umumnya berkisar seputar pemilihan distro Linux (...ya, ada ratusan 'jenis' Linux di hadapan Anda !...), pemartisian dan teknik instalasi (tetangga pusing, data di harddisknya hilang semua gara-gara coba instal Linux !...), dan pengaksesan file-file data yang sudah ada (...bagaimana nasib data di Windows saya ?...). Permasalahan selanjutnya adalah pemilihan program kerja dan teknis pemakaian utility sistem di Linux. Berikut tip-tip untuk Anda :

Tip 1 : Pilih distro populer

Ya, cari informasi dan dapatkan CD instalasi sebuah distro yang populer di lingkungan Anda. Jika banyak rekan pakai Linux Ubuntu, kenapa tidak ikut pakai Ubuntu. Jika warnet sebelah pakai Linux SuSE, ya cari CD SuSE, biar bisa chatting di warnet sebelah. Semakin populer distro pilihan Anda, semakin banyak rekan yang memahami dan siap membantu kesulitan Anda.
Tip 2 : Pakai Live CD

Apa itu Live CD ?... Ini adalah salah satu inovasi penggunaan sistem operasi Linux. Anda tidak perlu menginstalasikan Linux atau mengorbankan isi harddisk Anda untuk mengoperasikan Linux. Dengan Live CD, Anda dapat menjalankan Linux secara aman pada komputer Anda (baca: Windows) melalui sebuah keping CD. Anda tinggal membooting komputer dengan Live CD, tunggu sebentar, nah... operasikan 'komputer Linux' instan Anda.

Meskipun dijalankan dari sebuah keping CD, Anda dapat menggunakan program dan utility Linux secara lengkap dan normal seperti jika Anda mengoperasikan sebuah Linux yang terinstal di harddisk. Selesai sesi ber-Linux dengan Live CD, Anda dapat kembali menggunakan OS lama di harddisk,seperti sediakala.
Saat ini ada beberapa pilihan distro Linux Live CD (nah!). Bingung pilih Live CD? ingat Tip no. 1 Jika sudah familiar dengan teknik pengoperasian Linux, baru instalasikan Linux secara permanen pada harddisk Anda.
Tip 3 : Baca dan baca !

Anda kesulitan mendapatkan rekan yang tangguh di Linux ? Jangan putus asa, Linux menyediakan dokumentasi secara lengkap mengenai berbagai hal sesuai topik, teknik, atau program yang ingin Anda ketahui. Sebagian dokumentasi bahkan sudah disajikan dalam bahasa Indonesia.

Dewasa ini juga sudah tersedia buku-buku Linux, pilih (...dan beli) topik buku sesuai kebutuhan Anda. Alternatif lain, di internet tersedia beragam artikel dan panduan teknis mengenai penggunaan Linux yang siap Anda download secara gratis.
Tip 4 : Sedia payung sebelum hujan

Backup seluruh data di harddisk Anda sebelum menginstal Linux. Pada banyak kasus, karena salah langkah, seluruh isi harddisk musnah setelah mencoba menginstal Linux. Siapkan keping CD secukupnya atau pindahkan data ke harddisk lain.

Semua menjadi lebih mudah dan cepat jika Anda menginstal Linux pada harddisk kosong / baru, tapi jika tidak ada, maka backup data selalu disarankan. Jika Anda telah menempatkan data pada folder tersendiri, partisi tersendiri, atau bahkan harddisk tersendiri, maka prosedur pembackupan dan pemulihan data (jika diperlukan) akan menjadi mudah dan cepat. Namun, jika data Anda tersebar di berbagai pelosok folder, maka sekarang lah saatnya Anda belajar berdisiplin dalam mengelola data secara baik dan efisien. Lakukanlah sebelum semuanya terlambat.
Tip 5 : Buat apa repot ?

" ...Kenapa saya harus pusing memikirkan hal-hal teknis, pilih distro, partisi, instal, backup, apalagi ? Saya pakai Windows juga tidak pernah dipusingkan cara instal, pilih OS, aplikasi, bla bla. Semua sudah siap di PC baru ! Saya hanya ingin pakai Linux biar aman dari sweeping, saya hanya membutuhkan PC untuk membuat surat dan laporan-laporan rutin saja !...".

Begitu kira-kira ungkapan sang relasi. Ya, ada benarnya juga pemikiran ini. Anda tidak harus repot memikirkan hal-hal teknis untuk bekerja dengan komputer Linux. Di luar sana sudah banyak penyedia layanan teknis yang akan membantu proses peralihan sistem di kantor Anda. Sisihkan sedikit anggaran bagi persiapan sistem Linux di PC, dan Anda tinggal menggunakannya. Mudah seperti yang telah Anda lakukan saat memakai Windows.
Tip 6 : Banyak jalan menuju data

Sama seperti di Windows, Anda dapat bekerja dan memilih aplikasi tertentu untuk melakukan tugas tertentu. Anda hanya perlu mengetahui padan aplikasi dan alternatif-alternatif program yang bisa Anda gunakan. Linux memiliki beragam software untuk berbagai keperluan. Cara pengoperasiannya secara umum juga sama. Open, Close, Save, Copy, Paste, adalah istilah-istilah baku yang dapat Anda kenali di setiap program aplikasi, termasuk di Linux.

Sebagian besar aplikasi Linux mampu membaca dan mengolah jenis-jenis data yang telah Anda buat atau Anda miliki ketika memakai Windows. Misalnya file data olah dokumen, data olah angka, file presentasi, gambar, hingga koleksi film dan lagu. Lihat Tip 2 untuk membiasakan diri dengan aplikasi-aplikasi Linux.
Tip 7 : Siapkan kopi dan cemilan :)

Ini yang paling Anda perlukan jika memutuskan menginstal Linux sendiri dan mulai mencoba program / utility di Linux. Bisa jadi Anda akan berlama-lama di depan monitor hanya untuk menunggu progress bar di layar segera selesai, sementara Anda belum bisa memutar MP3 kesayangan.


BSOD (Blue Screen Of Death)

BSOD (Blue Screen Of Death)

Tentang BSOD lengkap (dikit)

Selamat pagi siang sore malam.. Kali ini iseng” mengumpulkan artikel tentang BSOD(Blue Screen Of Death) dari beberapa sumber yang kemudian dirangkum seperlunya, karena saya sendiri bisa dikatakan belum pernah bertemu dengan BSOD jadi kurang tahu menahu tentang BSOD

Menurut Wikipedia, Blue Screen of Death (BSOD, Bahasa Inggris: Layar Biru Kematian), atau kadang disebut "layar biru" (bluescreen) saja adalah istilah populer untuk layar yang ditampilkan Microsoft Windows ketika mengalami kesalahan sistem (atau disebut stop error oleh Microsoft). BSOD milik Windows NT, 2000, XP, atau Vista biasanya lebih serius daripada Windows sebelumnya. Ada beberapa hal yang menyebabkan munculnya BSOD ini. Diantaranya driver peralatan yang tidak bagus, kesalahan memori, registry yang rusak atau penggunaan file DLL yang tidak cocok. Berbagai bentuk BSOD terdapat pada seluruh sistem operasi Windows sejak Windows 3.1. BSOD merupakan pengganti black screen of death (layar hitam kematian) yang muncul pada OS/2 dan MS-DOS.[1] Dalam versi awal dari Windows Vista juga terdapat red screen of death atau layar merah kematian, yang digunakan pada kesalahan boot loader.

Well, kita mulai saja..

1. IRQL_NOT_LESS_OR_EQUAL (0X0000000A) Pesan ini biasanya lebih sering muncul dibanding pesan yang lainnya (kata orang sih gitu). Mengindikasikan bahwa proses kernel-mode atau driver mencoba mengakses lokasi di memori namun tidak mempunyai permission (ijin), atau pada kernel IRQL (interrupt request level) yang terlalu tinggi. Proses kernel-mode hanya bisa mengakses proses-proses lain yang mempunyai IRQL kurang dari atau sama dengan miliknya sendiri. Pesan kesalahan ini disebabkan umumnya kerena ada ketidakcocokan driver yang terinstall di komputer. Daftar penyebabnya adalah : - masalah driver yang bentrok atau tidak cocok - masalah video card yang mencakup video card yang di overclock melebihi batas atau anda baru berganti video card dan anda belum menguninstall driver Video card lama dari chipset berbeda - masalah audio card yang meliputi kesalahan konfigurasi atau bug dalam driver sound card - setting BIOS yang kurang tepat Solusinya mungkin bisa dengan cara.. - kemungkinan muncul setelah menginstall driver, system service, ataupun firmware yang salah. Jika pesan Stop memberikan daftar nama driver, disable, hapus, atau roll back (mengembalikan driver ke versi yang bekerja dengan baik) driver yang salah tersebut. Jika men-disable atau menghapus driver menyelesaikan masalah, hubungi manufaktur device (hardware) yang bermasalah untuk kemungkinan update driver yang tersedia. - Pesan Stop ini juga mungkin terjadi karena hardware yang rusak atau bermasalah. Jika pesan Stop menunjukkan sebuah kategori device tertentu (video atau disk adapter, contohnya), coba lepas atau ganti hardware tersebut untuk menentukan apakah benar hardware tersebut sumber masalahnya. - Jika anda mengalami pesan Stop ini ketika meng-update Windows XP menjadi sp1, 2, ataupun 3, kemungkinan permasalahan terjadi akibat driver yang tidak kompatibel, system service, scanner virus, atau backup. Untuk mencegah hal ini, sebelum melakukan update Windows, konfigurasi hardware Anda menjadi seminim mungkin fiturnya, dan hapus semua driver third-party (tambahan) dan sistem servis (termasuk antivirus). Setelah update Windows selesai, hubungi manufaktur hardware Anda untuk mendapatkan update yang kompatibel dengan versi service pack (sp) Windows XP Anda. - Cara terakhir cobalah mereset setting-an BIOS Anda menjadi seperti semula.


2. NTFS_FILE_SYSTEM atau FAT_FILE_SYSTEM (0X00000024) atau (0X00000023) Masalah berada di partisi atau filesystemnya tetapi bukan di harddisknya, ada masalah didalam Ntfs.sys.  Solusinya : - Bisa melakukan pengecekan dengan memeriksa kabel SATA atau PATA atau bisa mengecek partisi dengan tool chkdsk. SCSI yang malfungsi dan hardware ATA (Advanced Technology Attachment) atau driver dapat juga mempengaruhi kemampuan sistem untuk membaca dan menulis ke dalam disk dan menyebabkan error. Jika menggunakan harddisk SCSI, cek kabel dan masalah perhentian (termination problem) antara kontroler SCSI dan disk. Cek secara berkala Event Viewer untuk pesan error yang berhubungan dengan SCSI atau FASTFAT di dalam System Log atau Autochk di Application Log (Klik kanan pada My Computer, pilih Manage, pada bagian Computer Management – System Tools pilih Event Viewer). - Cek tool yang biasa Anda gunakan untuk memonitor sistem Anda secara terus menerus (seperti antivirus, program backup, atau program disk defragmenter) apakah sudah kompatibel dengan Windows XP Anda. Beberapa disk atau adapter ada yang dipaketkan dengan software diagnosa yang bisa Anda gunakan untuk melakukan test hardware. Cara untuk melakukan test harddisk atau integritas volume : Metode 1: 1. Buka command prompt (Start – Run – ketikkan cmd) 2. Jalankan tool Chkdsk, yang akan mendeteksi dan mencoba untuk me-resolve struktur sistem file yang corrupt, dengan mengetikkan pada command prompt : chkdsk drive: /f Metode 2: 1. Klik ganda My Computer dan pilih harddisk yang ingin dicek. 2. Pada menu File, pilih Properties. 3. Pilih tab Tools. 4. Pada bagian box Error-checking, klik Check Now. 5. Pada Check disk options, centang Scan for and attempt recovery of bad sectors. Opsi Automatically fix file system errors dapat juga dicentang. Jika volume yang Anda pilih sedang digunakan, sebuah pesan akan muncul dan menanyakan apakah akan menunda disk error checking sampai Anda me-restart komputer. Setelah restart, disk error checking akan berjalan dan volume yang sedang dicek tidak akan dapat digunakan selama proses berlangsung. Jika Anda tidak bisa me-restart komputer karena error, gunakan safe mode atau Recovery Console. Jika Anda tidak menggunakan sistem file NTFS, dan partisi sistem diformat dengan sistem file FAT16 ataupun FAT32 (File Allocation Table), informasi LFN (Long File Name) dapat hilang jika tool harddisk dijalankan melalui command prompt MS-DOS. Command prompt yang muncul ketika menggunakan startup floppy disk atau ketika menggunakan pilihan command prompt dalam sistem multiple boot yang menggunakan partisi FAT16 atau FAT32 dengan Microsoft Windows 95 OEM Service Release 2 (OSR2), Microsoft Windows 98, atau Microsoft Windows Millenium Edition (Me) yang terinstall. Jangan gunakan tool sistem operasi lain untuk partisi Windows XP. - Memori nonpaged pool mungkin terkuras yang dapat menyebabkan sistem untuk berhenti. Anda bisa menyelesaikan masalah ini dengan menambah RAM, yang akan meningkatkan kuantitas dari memori nonpaged pool yang tersedia untuk kernel.

3. UNEXPECTED_KERNEL_MODE_TRAP (0X0000007F) Bila anda mendapatkan pesan seperti ini, dapat disebabkan karena overclock hardware yang berlebihan, komponen komputer yang kepanasan, BIOS yang korup, dan memory dan CPU yang cacat.

4. DATA_BUS_ERROR Pesan ini disebabkan karena adanya kemungkinan bahwa memory atau slot memory di motherboard rusak, bisa juga karena kerusakan motherboard, harddisk. Solusinya : - Ganti hardware yang rusak 

5. PAGE_FAULT_IN_NONPAGED_AREA (0×00000050) Disebabkan karena adanya kerusakan hardware, termasuk memory utama, memory video card, atau memory di processor (L2 Cache), serta software yang tidak kompatibel. Solusinya: - Jika Anda memasang hardware baru sebelum terjadi error, lepas dan gantilah dengan hardware baru untuk menentukan apakah hardware tersebut yang menyebabkan kerusakan ini. Anda juga dapat menjalankan software diagnosa yang disuplai oleh manufaktur hardware Anda untuk mengecek apakah hardware Anda rusak atau tidak. - Pesan Stop 0×00000050 dapat terjadi setelah menginstall driver yang salah atau system services. Jika sebuah nama file disebutkan, cobalah men-disable, menghapus, atau roll back drivernya. Disable servis atau aplikasi dan pastikan hal ini menyelesaikan masalah. Jangan lupa untuk menghubungi manufaktur hardware tentang update driver yang tersedia. Jika driver baru tidak tersedia, coba gunakan driver dari alat yang mirip. Misalnya, printer model 1100C menyebabkan pesan Stop 0×00000050, gunakan driver printer untuk model 1100A atau model 1000.

6. INACCESSIBLE_BOOT_DEVICE (0X0000007B) Disebabkan karena adanya kesalahan dalam konfigurasi jumper harddisk yang salah, virus boot sector, driver IDE controller yang salah, atau kesalahan driver chipset. Biasanya masalah ini timbul pada saat startup Windows apabila Windows tidak dapat membaca data mengenai system boot partition. Bisa juga disebabkan karena harddisk yang error, file boot.ini yang cacat (corrupted). Bila tidak ada masalah pada disk drive, partisi dan file boot.ini (ketika dua Operating System terinstall) coba cek settingan booting pada BIOS. Apabila masalah ini munculketika sedang melakukan upgrade Windows, itu dapat disebabkan adanya hardware yang tidak kompatibel dengan Windows. Solusinya : - Coba lepas hardware yang bermasalah atau cari driver yang sesuai untuk Windows-nya.

7. VIDEO_DRIVER_INIT_FAILURE (x000000B4) Kesalahan terjadi pada instalasi driver video card yang kurang sempurna, restart pada saat instalasi atau juga dapat terjadi karena kesalahan dalam instalasi driver dan ada konflik dengan hardware grafis (parallel or serial port). Solusinya : - Masuk ke Safe Mode lihat apakah masalah teratasi, jika teratasi, silahkan meng-upgrade driver graphi card terbaru, jika masih gagal, kemungkinan disebabkan oleh kartu grafis dan port paralel, buka “System Properties” di hardware -> Device Manager, double-klik LPT1 port untuk menghubungkan untuk print item tersebut, dalam “resource tab” hilangkan/unselect “use automatic configuration”, kemudian “input I / O range “of” 03BC “to” 0378″

8. BAD_POOL_CALLER (0X000000C2) Kesalahan ini dapat terjadi karena kesalahan atau driver yang tidak kompatibel. Sering terjadi saat melakukan instalasi XP dari upgrade, atau bukan dari instalasi baru. Solusinya : - Coba lepas hardware yang bermasalah / cari driver yang sesuai untuk Windwos-nya. - Cabut RAM, tukarkan/pindah-pindahkan slot-nya.

9. PEN_LIST_CORRUPT Pesan ini disebabkan karena adanya kerusakan RAM

10. MACHINE_CHECK_EXCEPTION (x0000009C) Disebabkan oleh cacatnya hardware(memori, CPU, bus, power supply), atau yang di overclock secara agresif, serta power supply yang kekurangan daya atau rusak. Solusinya : - Jika overclocking, frekuensi CPU asli ?? (Qing Xiang) akan memeriksa hardware.

11. KMODE_EXCEPTION_NOT_HANDLED (0×0000001E) Pesan Stop 0×0000001E mengindikasikan bahwa kernel Windows XP mendeteksi sebuah instruksi prosesor ilegal atau yang tidak diketahui. Penyebab pesan Stop ini 0×0000001E mirip dengan penyebab pesan Stop 0×0000000A, yaitu karena pelanggaran akses dan memori yang tidak valid. Biasanya error-handler (pengendali error) default dari Windows XP akan mengatasi masalah ini jika tidak terdapat error-handling routines didalam kode instruksi yang dijalankan. Solusinya mungkin bisa dengan cara.. - Pesan Stop 0×0000001E umumnya terjadi setelah meng-install driver yang rusak atau system service, atau mungkin juga ada masalah pada hardware (seperti memori dan konflik IRQ). Jika pesan Stop memberikan daftar nama driver, disable, hapus, atau roll back (mengembalikan driver ke versi yang bekerja dengan baik) driver yang salah tersebut. Jika men-disable atau menghapus driver menyelesaikan masalah, hubungi manufaktur device (hardware) yang bermasalah untuk kemungkinan update driver yang tersedia. - Jika pesan Stop mencantumkan file Win32k.sys, sumber kerusakan kemungkinan adalah program “remote-control” third-party. Jika program sejenis itu terinstall, Anda mungkin bisa me-disable-nya melalui safe mode. Jika tidak, gunakan Recovery Console untuk secara manual menghapus file system service yang menyebabkan masalahnya. - Permasalahan juga dapat disebabkan karena firmware yang tidak kompatibel. Kebanyakan masalah ACPI (Advanced Configuration and Power Interface) dapat diperbaiki dengan mengupdate firmware dengan yang terbaru. - Kemungkinan lain karena ruang disk yang tidak mencukupi ketika menginstall aplikasi atau menjalankan fungsi tertentu yang membutuhkan memori lebih. Anda bisa menghapus file-file yang tidak dibutuhkan untuk mendapatkan ruang disk. Gunakan Disk Cleanup untuk menambah ruang disk. Melalui Recovery Console, hapus file temporari (file dengan ekstensi .tmp), file-file cache Internet, file backup aplikasi, dan file .tmp yang dihasilkan oleh Chkdsk.exe atau Autochk.exe. Anda juga bisa memilih untuk menginstall aplikasi di harddisk yang lain yang memiliki ruang lebih atau bisa juga memindahkan data dari harddisk yang penuh ke harddisk yang memiliki ruang lebih. - Pesan Stop ini juga mungkin disebabkan oleh kebocoran memori (memory leak) dari aplikasi atau servis yang tidak me-release memori dengan benar. Poolmon (Poolmon.exe) membantu Anda mengisolasi komponen yang menyebabkan kebocoran memori kernel. Untuk informasi lebih lanjut mengenai penanganan kebocoran memori lihat Microsoft Knowledgebase artikel Q177415 (http://support.microsoft.com/kb/177415) : “How to Use Poolmon to Troubleshoot Kernel Memory Leaks” dan Q298102 (http://support.microsoft.com/kb/298102) : “Finding Pool Tags Used by Third Party Files Without Using the Debugger”.

12. MISMATCHED_HAL (0×00000079) Menunjukkan bahwa HAL (Hardware Abstraction Layer) dan tipe kernel komputer tidak cocok. Error ini sering terjadi ketika setting firmware ACPI dirubah. Contohnya, Anda mungkin meng-install Windows XP di komputer X86-based dengan opsi enable pada ACPI firmware di-enable-kan dan kemudian Anda disable-kan. Error ini dapat juga terjadi ketika file konfigurasi yang tidak cocok antara single dan multi-processor di-copy-kan ke sistem. Solusinya : - Muncul ketika sistem menggunakan file Ntoskrnl.exe atau Hal.dll yang sudah out-of-date (kadaluarsa). Hal ini dapat terjadi setelah perbaikan manual dengan meng-copy-kan file yang tidak tepat ke sistem. Error ini dapat juga terjadi ketika menggunakan file yang tidak cocok, seperti meng-copy multi-processor HAL ke dalam sistem yang menggunakan kernel single-processor (atau sebaliknya). Kernel dan file HAL untuk sistem single-processor dan multi-processor disimpan di dalam CD Windows XP Professional dengan menggunakan dua nama yang berbeda. Sebagai contoh, single-processor dan multi-processor masing-masing memiliki file Ntoskrnl.exe dan Ntkrnlmp.exe. - Jika mengalami pesan ini setelah mengganti setting firmware, restore-lah setting asli Windows XP Professional. Karena sistem yang menggunakan ACPI HAL mengabaikan penugasan IRQ yang berada di firmware, maka Anda hanya bisa mengubah setting IRQ secara manual untuk sistem non-ACPI (Standard PC HAL). Beberapa sistem X86-based menyediakan opsi untuk mengaktifkan atau menonaktifkan fungsi ACPI. Untuk meng-enable dan men-disable ACPI, Anda harus mengubah setting firmware dan meng-install ulang Windows XP-nya karena perlu perubahan registry dan file sistem yang sangat banyak, Anda diharuskan melakukan Setup lagi (installasi dengan jalan upgrade tidak akan berhasil).


13. ATTEMPTED WRITE TO READONLY MEMORY (0x000000BE) Biasanya masalah ini disebabkan adanya kesalahan pada driver atau service. Tidak beda jauh dengan yang nomor 1 diatas. Solusinya : - Apabila nama file dan service disebutkan coba uninstal software tersebut atau driver tersebut (rolling back the driver) dan cari driver yang sesuai dengan Operating System-nya.

14. DRIVER POWER STATE FAILURE (0X0000009F) Tidak cocok/kompatibel antara “computer’s power management” dengan driver atau services yang berjalan. Biasa terjadi pada saat komputer melakukan “hibernasi”. Solusinya : - Apabila nama file dan service disebutkan coba uninstal software tersebut atau driver tersebut (rolling back the driver) atau coba men-disable “Windows’ support for power

15. DRIVER UNLOADED WITHOUT CANCELLING PENDING OPERATIONS (0X000000CE) Penyebab masalah ini mirip dengan masalah Attempted Write To Readonly Memory, bisa lihat masalah tersebut diatas.

16. DRIVER USED EXCESSIVE PTES (0X000000D)Lihat pada masalah No More System PTEs.17. HARDWARE INTERRUPT STORM (0X000000F2)Masalah timbul ketika suatu hardware (USB atau SCSI controller) gagal untuk “melepas” sebuah IRQ. Kegagalan tersebut biasanya disebabkan karena masalah pada driver. Selain itu masalah ini juga dapat timbul karena adanya dua perangkat menggunakan IRQ yang sama.

18. KERNEL DATA INPAGE ERROR (0X0000007A)Masalah timbul pada virtual memory, biasanya karena windows tidak dapat membaca atau menulis data ke swap file. Kemungkinan penyebab antara lain bad sectors, virus, memory yang cacat, atau bahkan kerusakan motherboard.

19. KERNEL STACK INPAGE ERROR (0X00000077)Penyebab mirip dengan masalah “Kernel Data Inpage Error,” di atas.

20. KMODE EXCEPTION NOT HANDLED (0X0000001E)Biasanya masalah ini disebabkan adanya kesalahan pada driver atau service, konfilk IRQ. Apabila nama file dan service disebutkan coba uninstal software tersebut atau driver tersebut (rolling back the driver). Masalah ini juga dapat disebabkan karena kurangnya space pada disk pada saat melakukan instalasi.

21. NO MORE SYSTEM PTES (0X0000003F)Masalah muncul karena Windows kekurangan Page Table Entries (PTEs). PTEs digunakan untuk melakukan mapping RAM. Dimana mapping ini dilakukan oleh Virtual Memory Manager (VMM). Masalah ini juga dapat muncul ketika anda menggunakan beberapa monitor sekaligus.Solusinya :- Apabila error tersebut sering muncul, coba untuk menambah alokasi untuk PTEs pada Windows dengan cara sebagai berikut:I•Buka Registry Editor.•Lihat pada: HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Contro l\Session Manager\Memory Management•Double-click pada PagedPoolSize , masukkan value-nya 0 , klik OK.•Kemudian double-click pada SystemPages. Jika menggunakan beberapa monitor sekaligus masukkan valuenya 36000. Selain itu masukkan valuenya 40000 jika RAM sebesar 128MB atau kurang. Jika RAM 128MB atau lebih masukkan valuenya 110000.•Setelah selesai, klik OK, tutup Registry Editor dan restart komputernya.

22. STATUS IMAGE CHECKSUM MISMATCH (0Xc0000221)Kemungkinan penyebab error ini adalah kerusakan pada swap file, atau driver yang corrupted.Solusinya :- Dapat menggunakan Driver Rollback atau System Restore dari safe mode, untuk mengembalikan driver sebelumnya. Anda juga dapat menggunakan Windows XP Professional pemulihan fitur seperti Konfigurasi Baik Terakhir yang Diketahui pilihan startup, Cadangan, atau Automated System Recovery untuk mengembalikan konfigurasi bekerja sebelumnya. Setelah mengembalikan dari media backup, anda mungkin perlu mengajukan permohonan kembali service pack atau hotfix, tergantung pada saat backup dilakukan.- Jika pesan Stop nama file tertentu, cobalah menggantinya secara manual dengan salinan dari Windows XP Professional sistem operasi CD dengan mode aman atau Recovery Console. Untuk sistem yang menggunakan FAT16 atau sistem file FAT32, Anda memiliki pilihan untuk menggunakan Windows 98 atau Windows Millennium Edition Emergency Boot Disk untuk mengakses hard disk.Jika file asli dari CD sistem operasi memiliki nama file yang berakhir dengan tanda garis bawah (_) karakter, Anda tidak dapat menggunakan file sampai terkompresi. Konsol Pemulihan’s Salin perintah ini sangat ideal untuk menyalin file terkompresi karena mendeteksi dan memperluas mereka. Jika Anda tidak menentukan nama file tujuan, Anda harus mengubah nama file diperluas dengan ekstensi yang benar sebelum menggunakannya. Dari safe mode atau Recovery Console, Anda dapat menggunakan perintah Expand uncompress dan menyalin file ke lokasi tujuan. Dalam Recovery Console, file yang diperluas diberi nama yang benar setelah disalin ke lokasi tujuan. Untuk informasi lebih lanjut tentang Expand Menyalin atau perintah, lihat Windows XP Help and Support Centre.

23. STATUS SYSTEM PROCESS TERMINATED (0Xc000021A)Disebabkan adanya masalah pada Winlogon.exe atau pada Client Server Runtime Subsystem (CSRSS). Bisa juga disebabkan karena suatu user dengan level administrator merubah permission suatu file-file penting pada sistem Windows.

24. UNMOUNTABLE BOOT VOLUME (stop code 0X000000ED)Disebabkan karena Windows tidak bisa “mount” boot volume. Lihat juga pada bagian “Inaccessible Boot Device,”

25. UNABLE TO LOCATE DLL (0 X00000135)
 Disebabkan oleh sebuah file yang telah hilang atau rusak, atau kesalahan registri.Solusinya :- Jika dokumen tersebut hilang atau rusak, biasanya blue screen akan menampilkan informasi nam file yang berkaitan, anda dapat mencari computer network atau dokumen lain yang sesuai, dan meng-copynya ke folder Sistem SYSTEM32 subfolder. Jika blue screen tidak menunjukkan nama file, kemungkinan kerusakan berada pada registry, gunakan System Restore.

26. THREAD STUCK IN DEVICE DRIVER (X000000EA)Biasanya disebabkan oleh video card (VGA) atau disebabkan oleh driver-nya.Solusinya :- Install driver terbaru untuk video card anda, jika tidak, anda perlu mengganti VGA untuk checking jika kegagalan masih terjadi.

27. ACPI BIOS Error (x000000A5)BIOS motherboard tidak mendukung/tidak support spesifikasi ACPI.Solusinya :- Jika tidak ada file BIOS yang sesuai, maka dapat meng-instal-nya melalui CD Windows 2K/XP, ketika muncul “press F6 if you need to install a third-party SCSI or RAID driver” tekan tombol F7, jadi Windows akan secara otomatis mencegah instalasi ACPI HAL, dan instalasi PC Standar HAL.

28. Kernel Mode Exception Not Handled (x0000008E)Kesalahan pada kernel level aplikasi, tetapi Windows tidak menangkap kesalahan prosesor. Biasanya kesalahan kompatibilitas hardware.Solusinya :- Upgrade ke driver terbaru atau meng-upgrade BIOS.

29. NMI Hardware Failure (x00000080)Disebabkan oleh hardware (Sepertinya ada kesalahan lblue screen dan hardware bond).Solusinya :- Jika Anda baru saja memasang hardware baru, copot hardware-nya, ganti slot dan kemudian coba install driver terbaru, jika masalah muncul stelah update suatu driver, silakan kembalikan versi asli sebelumnya, untuk memeriksa apakah ada pencemaran di Goldfinger memori dan kerusakan, pemindaian virus, jalankan “chkdsk / r” untuk memeriksa dan memperbaiki kesalahan disk, memeriksa semua hardware add-in card. Jika masih gagal, hubungi perusahaan perbaikan komputer profesional dan minta bantuan.

30. System Thread Exception Not Handled(x0000007E)Kesalahan system process, tetapi Windows tidak dapat menangkap kesalahan prosesor. Banyak penyebabnya, termasuk: kompatibilitas hardware, ada masalah system driver atau system service, atau beberapa software.Solusinya :- Harap gunakan “Event Viewer” untuk mendapatkan informasi lebih lanjut dari akar penyebab kesalahan yang ditemukan.

31. Registry Error (x00000051)kesalahan system configuration manager atau kesalahan manajer karena hard disk itu sendiri memiliki kerusakan fisik atau file system, sehingga di dalam register file membaca input / output erorr.Solusinya :- Gunakan “chkdsk / r” untuk memeriksa dan memperbaiki kesalahan disk.

32. FTDISK Internal Error (x00000058)Kegagalan karena kesalahan driver utama.Solusinya :- Pertama coba restart komputer untuk melihat apakah dapat menyelesaikan masalah, Jika tidak, coba “Last Known Good Configuration” untuk menyelesaikan.33. Critical Service Failed (x0000005E)Awal yang sangat penting untuk mengidentifikasi sistem yang disebabkan.Solusinya :- Jika Anda baru saja memasang hardware baru, copot hardware-nya, lalu buka Internet untuk memeriksa daftar apakah hardware itu kompatibel dengan Windows 2K/XP, dan kemudian restart komputer Anda, jika blue screen muncul, gunakan “Last Known Good Configuration” ,jika gagal, dianjurkan untuk memperbaiki atau re-install.

34. Session3 Initialization Failed (x0000006F)Error ini biasanya muncul pada Windows startup, biasanya muncul pertanyaan driver atau kerusakan yang timbul dari sistem file.Solusinya :- Direkomendasikan bahwa penggunaan CD instalasi Windows untuk memperbaiki instalasi sistem.

35. Process Has Locked Pages(x00000076)Dikarenakan driver pada penyelesaian input / output.- Solusinya :Langkah pertama: Klik Start -> Run: regedt32, cari [HKLM \ SYSTEM \ Currentcontrol Set \ control \ session manager \ memory management], double-byte value di sisi kanan “TrackLockedPages”, nilai 1.Langkah Kedua: Jika blue screen lagi, maka pesan kesalahan akan menjadi: STOP: 0x0000000CB (0xY, 0xY, 0xY, 0xY) DRIVER_LEFT_LOCKED_PAGES_IN_PROCESS salah satu dari keempat “0xY” akan muncul nama driver yang menjadi masalah, repair atau uninstall driver yang muncul.Langkah ketiga: Untuk masuk ke registri, hapus “TrackLockedPages” yang sudah ditambahkan tadi.Multiple IRP Complete Request (stop code 0 x00000044) Biasanya disebabkan oleh driver perangkat hardware.- Uninstall driver yang baru diinstal.

36. RDR File System (x00000027)Penyebab kesalahan ini sulit untuk dinilai, tetapi “out of Windows memory management problem” kemungkinan akan menyebabkan munculnya stop code ini.Solusinya :- Jika disebabkan karena memory management, meningkatkan/upgrade memori (RAM) akan memecahkan masalah.

Selesaii… pusing deh bacanya

tambahan lagi

BSOD KODE : 0x0000006B - PROCESS1_INITIALIZATION_FAILED
Mengatasi Blue Screen 0x0000006B - PROCESS1_INITIALIZATION_FAILED pada windows 7

Masalah ini saya hadapi ketika telah selesi menginstall driver wireless di netbook acer aspire one 722. Setelah Install drivernya dan melakukan restart masalah ini kemudian muncul. saya sudah berusaha masuk ke safe mode, system restore tapi belum juga berhasil karena system restore terdisable. Akhirnya setelah beberapa jam browsing, saya membaca sebuah artikel menarik tapi saya sudah lupa nama websitenya. Berikut cara mengatasi blue screen tersebut :

1. Masukkan CD/USB Window 7
2. Masuk ke Menu Repair
3. Ketik "cd C:\windows\system32\config\codeintegrity" tanpa tanda kutip
4. Ketik "del bootcat.cache" tanpa tanda kutip
5. Ketik "cd C:\Windows\System32\catroot" tanpa tanda kutip
6. Ketik "xcopy F:{F750E6C3-38EE-11D1-85E5-00C04FC295EE}" tanpa tanda kutip, jika keluar peringatan untuk replace, pilih all (ketik a dan enter)7. restart komputer anda

Note :

1. F: = Flashdisk Drive yang saya gunakan untuk masuk mode repair windows7
2. {F750E6C3-38EE-11D1-85E5-00C04FC295EE} = folder dari C:\Windows\System32\catroot pc yang tidak bermasalah yang nantinya akan dipindahkan ke pc yang bermasalah
3. Sebaiknya pc yang bermsalah dan tidak bermasalah sama versi windows 7x
4. Saya sudah test pada pc bermasalah win7 professional dan yang tidak bermasalah win7 ultimate